Rabu, 26 Agustus 2020

 

AKUNTANSI PERLENGKAPAN – Accounting

Pembentukan Persekutuan

Dalam artikel ini membahas mengenai pembentukan persekutuan yaitu pengertian persekutuan, cara pembentukan persekutuan, dan contoh soal & penyelesaian. Persekutuan merupakan suatu usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih dengan tujuan untuk memperoleh laba. Orang-orang yang mendirikan persekutuan adalah sebagai pemilik persekutuan.

A.    Pengertian Persekutuan

Persekutuan merupakan suatu usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih dengan tujuan untuk memperoleh laba. Orang-orang yang mendirikan persekutuan adalah sebagai pemilik persekutuan. Adapun isi perjanjian persekutuan antara lain :

·         Ketentuan mengenai persekutuan (nama, lokasi, tanggal pembentukan persektuan dan sifat persekutuan).

·         Ketentuan mengenai sekutu (nama, alamat, hak dan kewajiban sekutu)

·         Ketentuan yang berhubungan dengan modal persekutuan

·         Ketentuan pembagian laba/rugi persekutuan.

B.     Cara Pembentukan Persekutuan

Pembentukan persekutuan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :

1.      Setoran Modal Berupa Kas

a.      Modal diakui = jumlah setoran

Pada tanggal 1 Januari 2012 Dela, Dini, dan Dona mendirikan persekutuan dengan nama persekutuan : “LANINA”. Pada saat itu masing-masing menyetorkan kas sebesar:

·         Dela menyetorkan kas sebesar    Rp 500.000.000

·         Dini menyetorkan kas sebesar    Rp 800.000.000

·         Dona menyetorkan kas sebesar   Rp 600.000.000

Maka persekutuan “LANINA” membuat jurnal sebagai berikut :

 

 

 

Kas

       Modal Dini

       Modal Dela

       Modal Dona

Rp 1.200.000.000

 

Rp 400.000.000

Rp 500.000.000

Rp 300.000.000


b.     
Modal diakui  ≠ jumlah setoran

Apabila modal tidak sama dengan jumlah setoran, dapat diakui adanya bonus atau diakui adanya goodwill.

Pada tanggal 1 Januari 2012 Dela, Dini, dan Dona mendirikan persekutuan dengan nama persekutuan : “LANINA”. Pada saat itu masing-masing menyetorkan kas sebesar:

·         Dela menyetorkan kas sebesar    Rp 400.000.000

·         Dini menyetorkan kas sebesar    Rp 500.000.000

·         Dona menyetorkan kas sebesar   Rp 300.000.000

Diminta :

·         Text Box: Bonus  1.200.000.000/3=400.000.000Apabila diakui adanya non revaluasi/bonus

 

 

Maka jurnal yang dibuat oleh persekutuan “LANINA” :

 

 

 

Kas

       Modal Dini

       Modal Dela

       Modal Dona

Rp 1.200.000.000

 

Rp 400.000.000

Rp 500.000.000

Rp 300.000.000

Jurnal Bonus :

 

 

 

Modal Dela 

       Modal Dona

      

 

Rp 100.000.000

 

Rp 100.000.000

 


Total modal sebesar Rp 1.200.000.000 sedangkan pemiliknya terdapat 3 sekutu sehingga modalnya diakui masing-masing sebesar Rp 400.000.000. Karena dini setorannya sebesar Rp 500.000.000 maka dini adalah sekutu yang memberi bonus sebesar Rp 100.000.000 kepada dona sehingga modal dona diakui sebesar Rp 400.000.000.

·         Apabila diakui adanya goodwill

Text Box: Goodwill : 
500.000.000 X 3 	= 1.500.000.000
		    	   (1.200.000.000)
			    300.000.000Total modal diakui lebih besar dari total modal sesungguhnya, jika modal masing-masung diakui sama maka (500.000.000 X 3 = Rp 1.500.000.000). Total modal diakui yang lebih besar.

 

 

 

 


Jurnal pada saat goodwill :

Goodwill

       Modal Dela

       Modal Dona

Rp 300.000.000

 

Rp 100.000.000

Rp 200.000.000

 

      Setoran Modal berupa Aktiva Non Kas

Pada tanggal 1 Januari 2012 Dini, Della, dan Dona mendirikan persekutuan dengan nama “LANINA”. Pada saat itu setoran masing-masing sekutu sebagai berikut:

·         Dini menyetorkan kas sebesar Rp 150.000.000

·         Della menyetor :

Mesin, harga perolehan Rp 50.000.000 dan harga pasar Rp 30.000.000

Kendaraan, harga perolehan Rp 60.000.000 dan harga pasar Rp 100.000.000

·         Dona menyetor tanah dengan harga perolehan Rp 80.000.000 dan harga pasar Rp 120.000.000

Maka jurnal yang dibuat oleh persekutuan “LANINA” membuat jurnal sebagai berikut :

·         Jurnal pada saat setoran

Kas

Mesin

Kendaraan

Tanah

       Modal Dini  

       Modal Della

       Modal Dona

 

Rp 150.000.000

Rp 30.000.000

Rp 100.000.000

Rp 120.000.000

 

 

 

 

Rp 150.000.000

Rp 130.000.000

Rp 120.000.000


 Referensi : 

Yendrawati, Reni. 2015. Akuntansi Keuangan Lanjutan. Yogyakarta:Ekonosia. 

 

Senin, 24 Agustus 2020

Akuntansi Biaya dan Pengertian Biaya 
      Akuntansi secara garis besar terbagi menjadi dua tipe yaitu akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Akuntansi biaya bukan merupakan tipe akuntansi yang tersendiri namun merupakan bagian dari kedua tipe akuntansi tersebut. Dalam artikel ini membahas mengenai persamaan dan perbedaan antara akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, pengertian akuntansi biaya, pengertian biaya, dan berbagai penggolongan biaya. Yuk simak penjelasannya dalam artikel ini! 

A. Persamaan dan Perbedaan antara Akuntansi Keuangan dengan Akuntansi Biaya 
Akuntansi biaya merupakan bagian dari dua tipe akuntansi yang memiliki kesamaan, yaitu :
a. Kedua tipe akuntansi merupakan sistem pengolah informasi yang menghasilkan informasi keuangan.
b. Kedua tipe akuntansi tersebut berfungsi sebagai penyedia informasi keuangan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan. 

Namun perbedaan pokok antara akuntansi keuangan dengan akuntansi manajemen terletak pada 

Keterangan

Akuntansi Keuangan

Akuntansi Manajemen

Pemakai Utama

Para manajer puncak dan pihak luar perusahaan

Para manajer dari berbagai jenjang organisasi

Lingkup Informasi

Perusahaan secara keseluruhan

Bagian perusahaan

Fokus Informasi

Beriorientasi pada masa lalu

Berorientasi pada masa yang akan datang

Rentang waktu

Kurang fleksibel, mencakup jangka waktu kuartalan, tengah tahunan, dan tahunan

Fleksibel, bervariasi dari harian, bulanan, bahkan dapat mencakup sepuluh tahun

Kriteria bagi informasi

Dibatasi oleh prinsip akuntansi berterima umum

Tidak ada batasan, kecuali manfaat yang dapat diperoleh oleh manajemen dari informasi dibandingkan dengan pengorbanan untuk memperoleh informasi

Disiplin sumber

Ilmu ekonomi

Ilmu ekonomi dan psikologi sosial

Isi laporan

Laporan berupa ringkasan mengenai perusahaan sebagai keseluruhan

Laporan berisi rinci mengenai bagian dari perusahaan

Sifat informasi

Ketepatan informasi merupakan hal yang penting

Unsur taksiran dalam informasi adalah besar.

B. Pengertian Akuntansi Biaya dan Biaya 

Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya, pembuatan dan penjualan produk dan jasa dengan cara-cara tertentu serta penafsiran terhadapnya. Akuntansi biaya mempunyai tiga tujuan pokok yaitu :

a.         Penentuan kos produk

b.         Pengendalian biaya

c.         Pengambilan keputusan khusus

Pengertian biaya itu sendiri merupakan objek yang dicatat, digolongkan, diringkas, dan disajikan oleh akuntansi biaya. Namun, dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.

     Dalam akuntansi biaya, biaya digolongkan dalam berbagai macam. Umumnya penggolongan biaya ditentukan atas dasar tujuan yang hendak dicapai dengan penggolongan tersebut. Biaya dapat digolongkan menurut:

Objek Pengeluaran :

Biaya bahan bakar, biaya bunga, dan biaya gaji dan upah

Fungsi Pokok dalam Perusahaan:

Biaya Produksi

Biaya Pemasaran

Biaya administrasi dan umum

Hubungan Biaya dengan sesuatu yang dibiayai :

Biaya langsung

Biaya tidak langsung

Perilakunya biaya dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan :

Biaya variabel

Biaya semivariabel

Biaya semifixed

Biaya tetap

Dasar jangka waktu :

Pengeluaran modal

Pengeluaran pendapatan

C. Metode Penentuan Biaya Produksi 

Full Costing : metode penentuan kos produksi yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi kedalam kos produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik baik yang berperilaku variabel maupun tetap

 

Variabel Costing : metode penentuan kos produksi yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi kedalam kos produksi, yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik variabel.

 



Referensi : 
Mulyadi. 2016. Akuntansi Biaya.Yogyakarta: UPP STIM YKPN




 

  Pembentukan Persekutuan Dalam artikel ini membahas mengenai pembentukan persekutuan yaitu pengertian persekutuan, cara pembentukan per...